Akademia Jogja, Menurut Paul Currie, pakar perilaku nafsu
makan serta profesor psikologi di Reed College, menjelaskan
bahwa rasa lapar dapat mengubah seseorang menjadi sangat
emosional.
Rasa emosional itu timbul dalam bentuk stres, rasa cemas dan
juga gelisah. Makanan sebagai sumber utama bagi tubuh akan
dicerna dan diubah sebagai glukosa. Glukosa ini lah yang
menjadi makanan pokok bagi otak. Jika jumlah glukosa
tersendat, maka otak akan bekerja lebih lambat untuk
mengontrol emosi sehingga menyebabkan seseorang menjadi
lebih emosional. Waahh gimana nih Akademia Jogja?? Kamu
sering emosi ? bisa jadi Kamu laper tuhhh hehehe
source : infia

