URANG BANUA CURI PERHARIAN DI NYFW THE SHOW

posted in: Depan | 0

Dengan tema fashion Urang Banua, Vivi berhasil mencuri perhatian para pemerhati dan industri fashion internasional di New York Fashion Week (NYFW) The Show, hari Minggu (11/2).

Bertempat di gedung Industria, Downtown Manhattan, lebih dari 500 orang terpukau melihat 24 orang model professional melangkah anggun dengan balutan rancangan Vivi Zubedi yang menggunakan kain tenun sasirangan dan pagatan dari Kalimantan Selatan.

“Semua koleksi baju ini sangat indah. Favorit saya adalah bentuk desain renda-renda dipadukan dengan topi baseball”, komentar Miss USA, Kara McCullough yang duduk diantara tamu yang hadir, yang sebagian besar adalah pemerhati fashion, fashion blogger, fashion stylist dan juga berbagai media fashion di kota New York.

“Tahun lalu saya ikut tampil bersama desainer-desainer lain di NYFW First Stage. Waktu itu saya membawakan 12 koleksi baju dari berbagai jenis kain tradisional Indonesia. Sekarang saya membawa 34 koleksi modest dengan bahan kain tenun dari Sasirangan dan Pagatan yang dibuat oleh pengrajin Banua Borneo.  Untuk show kali ini saya membawa misi khusus yaitu ingin mengenalkan dua kain tersebut yang belum populer, baik di Indonesia apalagi di New York”, jelas Vivi Zubedi saat ditemui sebelum pertunjukkan.

“Fashion show hari ini sangat unik, sangat unorthodox. Kami bisa melihat gaya busana wanita timur terlihat keren dengan topi baseball. Saya suka sekali”, ujar Angel, pengamat fashion New York. “Saya membuat mix match perpaduan antara modest wear dengan trend kekinian, yang pas dengan pasar internasional khususnya New York”, ujar Vivi yang memilih para modelnya disesuaikan dengan rancangan bajunya. “Tidak semua wajah model dan warna kulit cocok dengan kain daerah kita. Itupun harus didukung dengan warna make up yang bernuansa Indonesia”, tambah Vivi.

Carolina Septerita, Creative Director dari Wardah Beauty mengatakan, “Seluruh model di rias wajahnya dengan nuansa tropis, dominasi warna hijau, oranye dan emas. Ini sesuai dengan alam biodiversity Indonesia yang sangat kaya dan indah. Misi Vivi dengan misi kami sama, yaitu ingin mengenalkan trend fashion Indonesia di pasar global”. Carolina juga berkesempatan mengadakan workshop make-up untuk para MUA New York.

“Saya sudah mempunyai pelanggan. Untuk langkah selanjutnya, saya ingin lebih memantapkan kaki lagi di New York. Semoga kain sasirangan dan pagatan bisa menembus pasar New York, jadi bisa membantu kemajuan ekonomi para pengrajinnya”, kata Vivi Zubedi menutup pembicaraan.

Reportase: MY

Photo: Bianca Barben