Sarapan 90 Menit Lebih Lambat Terbukti Bantu Turunkan Berat Badan

posted in: Food, Lifestyle, Tips | 0

 

Sebuah penelitian soal sarapan, baru saja dilakukan di The University of Surrey. Dikutip dari Metro (30/8), peneliti mengungkap seseorang yang menunda sarapannya 90 menit dari waktu normal dan makan malam lebih cepat bisa menurunkan lemak tubuh lebih cepat. Dalam penelitian, peneliti meminta partisipan untuk makan sesuai jadwal terbatas, sebuah bentuk puasa intermittent, selama 10 minggu. Peneliti kemudian melihat dampak dari perubahan waktu makan harian, komposisi tubuh dan tanda risiko darah pada pasien diabetes dan penyakit jantung. Ada dua kelompok dalam penelitian yaitu mereka yang sarapan 90 menit lebih lambat dari waktu biasa dan 90 menit lebih awal. Sementara kelompok kontrol diminta makan sesuai jam biasanya. Partisipan juga diminta sampel darahnya dan pola makan harian sebelum dan selama penelitian berlangsung. Setelah selesai, mereka memberi tanggapan. Untuk menu makanan, partisipan bebas melahap apa saja sehingga peneliti bisa menilai jenis diet tersebut bisa diikuti setiap hari oleh siapa pun. Hasilnya, peneliti The University of Surrey menemukan mereka yang mengubah waktu makannya rata-rata kehilangan lebih dari 2 kali lipat lemak tubuh, dibanding mereka yang makan sarapan di jam normal.

 

source : detik health