Menyusuri Sejarah Ki Ageng Mangir

posted in: Jogjapedia | 0

Langgar tertuaDi Desa Sendangsari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul, ada satu dusun yang cukup terkenal di kalangan masyarakat Yogyakarta. Mangir, sebuah dusun yang diyakini jadi desa tertua di Kabupaten Bantul. Letaknya jauh dari kebisingan kota Yogyakarta, kalo kamu masuk ke dusun ini, kamu bakal ketemu sama perkampungan khas Jawa. Lingkungan di sini rimbun ditumbuhi banyak pepohonan, udaranya sejuk banget di tempat ini.

Bukan cuma karena lingkungannya yang masih asri, Mangir dikenal masyarakat luas karna dulunya di dusun ini jadi tempat tinggal Ki Ageng Mangir, anak turunan Raja Brawijaya V.

Banyak cerita yang menyelimuti keberadaan Ki Ageng Mangir. Tapi banyak sejarah juga yang bilang Ki Ageng Mangir ada di sebuah wilayah merdeka, jadi dia nggak mau tunduk terhadap kerajaan Mataram Islam dan Pajang.

Sejarah panjang Mangir meninggalkan banyak petilasan (bekas tempat tinggal) bersejarah.

Mulai dari Watu Gilang yang dipercaya sebagai singgasana Ki Ageng Mangir, sampe ebuah Langgar yang dindingnya terbuat dari anyaman bambur yang umurnya lebih dari 200 tahun!

Di tengah bangunan di desa Mangir yang sebagian besar udah permanen, adanya Langgar berukuran 4×5 meter ini selalu berhasil menarik perhatian siapa saja yang dateng ke Mangir. Dulu Langgar ini dibuat untuk kegiatan ibadah, kayak shalat dan ngajarin ngaji anak-anak. Bahkan sampe sekarang Langgar ini masih dibuat shalat 5 waktu lho.

Ada makanan khas Mangir yang wajib kamu coba, yaitu gudeg manggar dan katak. Katak di sini bukan binatang lho ya, tapi katak di sini adalah semacam umbi-umbian yang direbus pake tambahan gula jawa. Kamu mau menginap di desa ini? Bisa banget, karna beberapa warga juga menyewakab penginapan untuk kamu bermalam. Yang nggak kalah uniknya, di sini juga ada outbond yang memakai permainan tradisional, plus ada flying fox dengan panjang kira-kira 75 meter!

teks : @woroAnggi | editor : @falafu | Tribunjogja.com