Jogja Fact: Seputar Thiwul

posted in: Depan | 0

Jogja Fact kembali hadir, akademia Jogja! Kali ini kita bakal ngomongin tentang thiwul, makanan yang terbuat dari singkong khas Gunungkidul. Ada fakta-fakta menarik apa saja sih tentang thiwul? Yuk yuk bahas bersama 😀

Bahan

Thiwul dibuat dari olahan singkong yang dikupas dan dikeringkan. Setelah dikeringkan, maka nantinya akan diperoleh tepung singkong. Nah, tepung singkong inilah yang akan diolah menjadi thiwul

Bikin cepat kenyang

Thiwul punya sifat mengembang ketika sudah sampai di perut, sifat ini membuat orang yang memakan thiwul akan merasa cepat kenyang. Dilihat dari kalorinya, kandungan kalori thiwul cukup jauh lebih rendah daripada nasi.

Bersejarah

Thiwul pernah menjadi makanan pokok Gunungkidul di era penjajahan Jepang lho! Pada saat itu beras yang sulit didapat, sehingga thiwul-lah yang menjadi opsinya. Karena thiwul membuat cepat merasa kenyang, makanan ini sangat cocok pada era penjajahan tersebut. Kini, thiwul bukan lagi makanan pokok Gunungkidul, namun sudah berganti menjadi kudapan atau jajanan pasar dan dikembangkan sebagai makanan modern

Penjual legendaris

Salah satu penjual thiwul yang legendaris adalah Tumirah. Sudah sejak tahun 1985, Yu Tum, panggilan akrabnya, menjual thiwul di warungnya yang tidak pernah sepi.

Murah meriah

Harga tiwul relatif sangat murah, hanya dengan Rp.5000,00 – Rp.15.000,00 akademia Jogja sudah bisa menikmati makanan manis gurih ini.