Jogja Fact: Seputar Blangkon

posted in: Depan | 0

Akademia Jogja, sebagai warga yang tinggal di Jogja kalian harus tahu hal-hal tradisional tentang Yogyakarta. Salah satunya adalah blangkon, penutup kepala khas Jawa. Nah, kami punya fakta-fakta menarik tentang blangkon nih. Yuk lihat ada apa saja!

Bentuk dan ukuran

Blangkon terbuat dari kain iket berbentuk persegi sama sisi berukuran 105cmx105cm. Nah, blangkon hanya menggunakan separuh kain dari keseluruhan kain tersebut. Dahulu, blangkon tidak diikat secara permanen seperti sekarang, melainkan seperti sorban yang bisa dibuka & dipakai dengan dililitkan ke kepala.

Solusi krisis

Blangkon mulai digunakan pada masa krisis ekonomi perang sebagai langkah efisiensi Keraton. Blangkon lebih efisien karena hanya membutuhkan separuh kain, lebih hemat dari penutup kepala sebelumnya.

Gaya-gaya blangkon

Terdapat tiga gaya blangkon, yaitu gaya Sola (Solo), gaya Yogyakarta (sering disebut Metraman), dan gaya Pakualaman. Ciri khas blangkon Yogyakarta ada di bagian bulatan di belakang yg disebut mondolan. Dahulu, laki-laki Jogja berambut panjang & dicepol, bentuknya seperti mondolan di belakang kepala.  Lama-kelamaan mondolan ini menjadi ciri khas. Mondolan di blangkon juga punya filosofi bahwa orang Jawa yang pandai menyimpan rahasia, menyimpan maksud & tujuan sebenarnya