Jogja Fact: Bahasa Jawa

posted in: Depan | 1

Jangan panggil dirimu akademia Jogja kalau tidak bisa bahasa Jawa, hehehe. Nah, di Jogja Fact kali ini, kami akan membahas tentang fakta penggunaan bahasa Jawa di Jogja. Sinten sing netep teng Yojo nanging dereng saget boso Jawi?

Bahasa Jawa yang digunakan rakyat terbagi-bagi lho. Ada 3 macam: kromo inggil, kromo madya, dan ngoko. Bahasa kromo inggil digunakan secara formal. Dipakai saat bicara dgn yang lebih tua atau yg berkedudukan sosial lebih tinggi. Kemudian, Bahasa kromo madya semestinya dipakai untuk bicara dgn orang sebaya, tapi kini hanya dipakai oleh orang yang sama-sama sudah berumur.

Sedangkan, bahasa ngoko atau sering disebut bahasa “pasaran” pasti sering kamu denger. Digunakan oleh teman sebaya atau untuk yang lebih muda. Selain itu, ada juga bahasa prokem, diambil dari aksara Jawa yang dibalik penggunaannya. Sering jd bahasa gaul, contohnya panggilan ‘dab’. Gak hanya itu, ada juga bahasa Jawa bagongan. Bahasa bagongan ini bersifat ekslusif, hanya dipakai oleh para abdi dalem Kraton Jogjakarta.