Jogja Fact: Angkringan

posted in: Depan | 0

Halo akademia Jogja! Jogja Fact kembali hadir nih, dengan pembahasan fakt-fakta menarik seputar kota tercinta Yogyakarta. Kali ini kita akan membahas tentang salah satu ikon kuliner Jogja, yaitu angkringan! Yuk intip fakta-fakta menariknya.

Sego kucing

Yang spesial dr angkringan tentu adalah sego kucingnya. Dinamakan sego kucing karena porsinya yang kecil seperti porsi makanan kucing. Lauk sego kucing umumnya adalah tempe sambal kering, teri goreng, sate telur puyuh, sate usus, sate ceker, dan bandeng.

Bentuk

Warung angkringan biasanya terdapat di pinggir jalan dengan ciri khas warung tenda dan juga gerobak yang terbuat dari kayu.

Angkring

Kata Angkring dalam bahasa Jawa mempunyai arti duduk santai. Angkringan memang sejatinya milik masyarakat kecil atau wong cilik.

Awal mula

Angkringan di Jogjakarta dipelopori oleh seorang pendatang dari Cawas, Klaten bernama Mbah Pairo pada tahun 1950-an. Berbeda dengan angkringan saat ini yang memakai gerobak, di awal kemunculannya angkringan menggunakan pikulan.