Jogja Fact: Alun-Alun Kidul

posted in: Depan | 0

Halo akademia Jogja! Fakta-fakta menarik yang akan kita bahas kali ini adalah mengenai Alun-Alun Kidul alias Alun-Alun Selatan kota Yogyakarta. Kenapa dinamai Alun-alun Selatan? Karena Jogja punya dua alun-alun, yaitu yang berada di selatan Kraton dan di utara Kraton. Nah, yuk bahas fakta-fakta dari alun-alun selatan dulu!

Fungsi

Di masa kerajaan Mataram, Alun-alun Kidul (Alkid)berfungsi menyiapkan kondisi yang menunjang kelancaran hubungan keraton dengan dunia luar. Berbeda dengan saat ini, Alkid jadi ruang publik masyarakat dengan banyak atraksi. Beberapa atraksi yang paling terkenal terkenal adalah pohon beringin dan becak berlampu warna-warni.

Lambang

Alun-alun Kidul melambangkan kesatuan kekuasaan yang sakral antara raja dan para bangsawan yang tinggal di sekitar alun-alun. Alun-alun Kidul awalnya dibuat untuk mengubah suasana bagian belakang kraton menjadi seperti bagian depan agar tidak membelakangi Laut Selatan.

Sasana Hinggil

Di kompleks Alkid, dahulu ada Sasana Hinggil. Sasana Hinggil merupakan tempat raja menyaksikan adu manusia dengan harimau yang disebut rampog macan.

Ada kandang gajah

Tidak banyak yang tau kalau ada bangunan yang merupakan kandang gajah di Alkid ini. Kandang gajah ini memang sekarang kosong. Namun, dahulu gajah yang berada di dalam kandang ini adalah milik Kraton Yogyakarta.