Film Terbaik FFI 2015 Tayang di Bioskop

posted in: Depan | 0

Kamis sore (28/1) telah berlangsung pemutaran perdana serta nonton bareng crew dan para pemain film “Siti” di XXI Plaza Ambarrukmo, Yogyakarta. Gak cuma pemutaran perdana aja, setelah itu ada juga diskusi serta meet and greet yang diadain di House of Balcony, Plaza Ambarrukmo. Crew dan pemain yang berkesempatan dateng ke Yogyakarta kali ini ada Ifa Isfansyah (Produser), Eddie Cahyono (Sutradara/Penulis Naskah), Haydar Salishz (Gatot), Delia Chery (Sri), Ibnu WIdodo (Bagus), dan Bintang Timur (Bagas).

siti
Poster Siti

Sempet dikabarin gak bakal tayang di bioskop Indonesia karena beberapa adegan yang gak lulus sensor, akhirnya Siti tayang juga walaupun ada beberapa adegan yang perlu “dirombak” biar lulus sensor tapi tetep gak ngerusak alur cerita. Tadinya, mereka gak ada keinginan sama sekali buat ngusahain biar film ini bisa masuk pasar. Mereka pengennya Siti cuma ditayangin di festival-festival atau klub film aja. Tapi karena film ini banyak banget dapet prestasi baik di dalam maupun luar negeri, bikin banyak orang yang minta film ini buat ditayangin aja di bioskop. Prestasi yang dimaksud antara lain, Best Performance di Singapore International Film Festival 2014, Best Scripting di Shanghai International Film Festival ke-18 tahun 2015, dan Film Panjang Terbaik di AFI 2015. Siti juga masuk di 5 nominasi Festival Film Indonesia 2015 dan menangin 3 nominasi diantaranya yang salah satunya adalah nominasi utama, yaitu Nominasi Film Terbaik.

Film ini bercerita tentang Siti (Sekar Sari) seorang Ibu Muda beranak satu yang harus banting tulang sambil mengurusi Ibu Mertuanya; Darmi (Titi Dibyo), anak semata wayangnya; Bagas (Bintang Timur Widodo), dan suaminya; Bagus (Ibnu Widodo). Hidupnya menjadi sulit sejak suaminya mengalami kecelakaan di kapal mereka yang belum lunas dibayar saat melaut. Siti, sebagai satu-satunya tulang punggung keluarga, mau tidak mau harus mencari uang tidak hanya untuk menghidupi keluarga tetapi juga untuk melunasi hutang keluarga mereka kepada Pak Karyo (Chatur Stanis). Tidak ada pilihan lain, Siti terpaksa bekerja siang dan malam. Saat siang, Siti berjualan Peyek Jingking khas Yogyakarta di Parangtritis dan menjadi pemandu karaoke saat malam hari. Sedihnya lagi, pekerjaan malam harinya tersebut justru membuat Bagus marah dan gak mau ngomong lagi sama Siti. Sementara itu, muncul pula tokoh Gatot (Haydar Saliz), seorang polisi yang kenalan sama Siti di tempat karaoke dan langsung naksir Siti sampe pengen nikahin dan nyuruh Siti buat ninggalin suami, anak, dan ibu mertuanya. Trus, akhirnya Siti milih yang mana, ya? Penasaran? Makanya, langsung aja ke bioskop kesayangan Akademia Jogja buat nonton Siti!

Teks: Farrah Fathya | Editor: Falafu