Bensin Turun Jadi 6.600/per liter, Kok Ada yang 6.700?

posted in: Depan | 0

 

Asik! Bensin turun lagi nih, akademia Jogja. Harga premium dari sebelumnya Rp 7.600/liter kini menjadi Rp 6.600/liter mulai hari ini (19/01). Di SPBU-SPBU Yogyakarta, antrian sudah nampak panjang nih untuk membeli BBM harga baru ini. Tapi, kebanyakan SPBU menjual bensin premium seharga Rp 6.700/liter, beda Rp100 dari keteapan pemerintah. Kok bisa?

Nah, ternyata PT Pertamina (Persero) memang menetapkan harga Rp 6.700/liter untuk kawasan Jawa dan Madura. Walau lebih mahal, BUMN energi ini mengaku keuntungan penjualan premium sangat tipis. Untuk di Bali, bensin premium juga berbeda dengan Rp 7.000/liter.

“Untung kita jual premium di Jawa-Madura, dan Bali (Jamali) sangat tipis, bahkan masih di bawah 5%. Padahal sesuai aturan Pertamina boleh mengambil untung 5%-10% dari tiap liter premium yang dijual,” kata Vice President Corporate Communication Pertamina Ali Mundakir dihubungi detikFinance.

Ia mengatakan bahwa bensin premium di Jamali adalah BBM umum yang harganya ditentukan Pertamina. Pertamina dibolehkan mengambil margin usaha 5%-10%. Sedangkan premium di wilayah di luar Jamali merupakan penugasan dari pemerintah.

Sedangkan, untuk premium di Bali lebih tinggi harganya dikarenakan PBBKB (Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor) yang ditetapkan Pemerintah Daerah Bali itu 10%, paling tinggi se-Indonesia, di daerah lain hanya 5%.