ANGKRINGAN DAN KEARIFAN LOKAL

posted in: Jogjapedia | 0

angkringan-dan-kearifan-lokal

Jogja nggak cuma terkenal sama kuliner Gudegnya yang khas, tapi juga angkringan yang udah melekat banget sama kota Jogja. Walaupun kalau diruntut dari sejarag asal usul angkringan bukan dari jogja, tapi kayaknya angkringan udah jadi ciri khas kota Jogja. Menu yang biasa kamu temui di angkringan yaitu nasi kucing, gorengan, sate usus, sate telur puyuh, ceker atau bisa juga kepala ayam, Wedhang Jahe, dan masih banyak menu beragam lainnya. Nasi kucing adalah salah satu menu andalan khas angkringan yang biasanya disajikan dengan dibungkus kertas koran, dengan lauk yang sedikit seperti makanan kucing. Dari menu yang kamu pesan (misal gorengan, sate, ceker ayam), kamu juga bisa minta dibakarkan sama penjual angkringannya. Rasanya jadi unik, antara garing saat digigit dan ada gosong-gosongnya gitu.
Walaupun menu yang bisa kamu makan di angkringan bukan sesuatu yang mewah dan istimewa, tapi paling engga pasti kamu pernah nongkrong di angkringan walaupun cuma sekali. Angkringan juga membawa suasana yang begitu hangat, mulai dari kesederhanaanya, sampai harganya yang murah bisa menyelematkan kamu dari kelaparan di tanggal tua. Hehehe. Apalagi kalau kamu nyoba buat dinner bareng doi di angkringan, pasti bakal jadi cerita yang nggak bakal bisa kalian lupain! 😀
Seiring waktu, konsep angkringan emang jadi berbeda antara satu dengan lainnya. Makin banyak angkringan-angkringan yang berkonsep modern, mulai dari angkringan di rumah makan sampai ke hotel berbintang. Tapi, kamu juga masih bisa menemui angkringan yang tetap sesuai kodratnya di pinggir jalan dan biasanya banyak anak muda atau bapak-bapak nongkrong disana. Pastinya ciri khas angkringan dengan gerobak dan tungku api yang menyala nggak pernah ditinggalkan.

Editor : Denia 

Kontributor: Mogo Fresha